Dahulu Rindang Kini Gersang - Proyek Yang Merubah Lingkungan
![]() |
| Jalan Boulevard Bukit Gading Raya | Foto Pribadi |
Plinplan.net - Bagi kamu warga Jakarta khususnya wilayah Kelapa Gading mungkin sudah tahu dan merasakan dampak dari pembangunan kali sepanjang jalan Boulevard Bukit Gading Raya. Masih ingat di benak saya ketika selalu melewati jalan ini saat masih rindang dengan penuh pepohonan di kanan kiri sungai.
Perbaikan pada sisi-sisi sungai memang menjadi salah satu hal penting untuk wilayah Ibu Kota. Antisipasi banjir dari luapan kali memang perlu di lakukan segera sebelum masuknya musim penghujan. Di samping itu dengan adanya pembenahan ini diharapkan juga mampu memberi kesadaran kepada masyarakat sekitar untuk peduli terhadap lingkungan sekitar misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan yang bisa menyumbat aliran sungai.
![]() |
| Kondisi pepohonan sepanjang jalan Bouolevard Bukit Gading Raya sebelum di tebang | Foto Pribadi |
Perlu di ketahui, sungai sepanjang jalur Boulevard Bukit Gading Raya ini masih rentan terhadap sampah yang sering kali dibuang oleh oknum tidak bertanggung jawab. Namun, kesigapan team dari Dinas Kebersihan setempat membuat sungai ini bisa terjaga kebersihannya.
Ada banyak masyarakat sekitar wilayah ini yang menggantungkan rezekinya di sini. Mulai pedagang kaki lima yang biasa berjualan di sepanjang jalan Boulevard Bukit Gading Raya, tepatnya di Apartement Mediterania. Di bawah pohon yang lebat, rindang dan suasana sejuk dengan angin semilir yang sangat jarang ditemui di pusat kota seperti Jakarta ini menjadi satu hal yang menarik warga Jakarta untuk datang kesini sekedar duduk nongkrong, ngopi atau makan makanan khas daerah yang dijajakan sepanjang jalan.
Di samping itu, lokasi yang memang sangat sejuk saat itu membuat banyak pemancing ikan yang datang untuk menghabiskan waktu dengan memancing di sepanjang sungai ini. Bukan hal yang aneh dan mustahil untuk mendapatkan ikan di sini. Pasalnya, ada banyak pemancing yang nyatanya bisa mendapatkan Ikan di sini.
KINI TELAH BERUBAH
Namun, kini semuanya telah berubah. Sejak proyek perbaikan dinding sungai, nyaris semua pohon di sekitar aliran sungai ditebang. Sungguh sayang, karena pohon yang ditebang adalah pohon-pohon dengan ciri khas kerindangannya. Bahkan kini, semua tampak begitu gersang seperti sudah hilang kesejukan yang pernah ada di wilayah ini.
![]() |
| Kondisi setelah di tebang, proses perbaikan dinding sungai | foto pribadi |
Tentu saja hal ini membuat kita sebagai masyarakat cukup kecewa apalagi saya yang notabene sering melewati jalan ini. Jalan ini cukup menjadi favorit karena kesejukannya seakan jalanan beratapkan pepohonan. Mengingatkan Jalan Darmo Surabaya yang juga memiliki ciri yang khas seperti ini, meskipun mungkin tidak sebersih di Jalan Darmo.
Saya sangat berharap jika proyek ini sudah selesai, pepohonan yang telah ditebang BISA DITANAM kembali. Ciptakan hal yang sama, suasana yang sama seperti sedia kala. Karena sekarang terasa begitu Gersang melupakan kerindangan yang pernah ada.
Perlu diingat, ada banyak masyarakat yang cukup bergantung pada rindangnya pepohonan. Ada warga yang melepas lelah dan jenuh dengan memancing, warga yang melepas lelah dengan minuman segar di sepanjang jalan dan banyak pekerja ojol memanfaatkan tempat ini sebagai tempat istirahat yang ideal karena lingkungan yang cukup nyaman.
Nah, entahlah, apakah ini akan dibenahi lagi seperti sedia kala, atau tetap dengan tembok dan beton pengganti Pepohonan yang pernah menjadi saksi bisu rimbunnya jalanan Boulevard Bukit Gading Raya ini. Kita tunggu saja yah sob!
Bagaimana, apakah ada sobat planner yang mungkin sependapat dengan saya ? Atau mungkin sahabat punya pengalaman di sepanjang jalan ini.
/Fajar Umarsandi



Post a Comment